MAHASISWA KKN-MB 004 IAIN KUDUS MELAKSANAKAN KEGIATAN SOSIALISASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DAN STUNTING DI SMK PGRI BRATI KAB. GROBOGAN

26 Oktober 2024
Administrator
Dibaca 72 Kali

Selasa (1/10) Dalam Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri langsung 2 Narasumber dari KUA Bpk. Imam Supardi KMB, S.Sos. I dan Dinas Kesehatan ibu yurni sholekah, S.Tr. Keb, siswa siswi SMK PGRI BRATI, dan Mahasiswa KKN MB 004 IAIN KUDUS.

Tujuan mahasiswa KKN MB 004 IAIN KUDUS melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait pencegahan pernikahan usia dini adalah untuk memberikan pelajaran terkait dampak, faktor resiko dari pernikahan usia dini guna mengurangi resiko terjadinya stunting. Selain itu memberikan motivasi untuk siswa-siswi SMK PGRI Brati untuk fokus meraih masa depannya, fokus mengejar cita-citanya.

Pernikahan dini berisiko menyebabkan stunting karena ibu muda sering tidak siap secara fisik dan gizi, sehingga anak cenderung mengalami pertumbuhan yang terhambat.

"Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup generasi mendatang. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa pelajar, sebagai generasi muda yang akan menjadi orang tua di masa depan, memahami bahaya pernikahan dini,”. Kata ibu yurni sholekah, S.Tr. keb

Pencegahan stunting dapat juga dilakukan dengan memutus pernikahan dini pada anak-anak yang belum cukup umur. Pemeriksaan kesehatan bagi para calon pengantin juga wajib dilakukan oleh dinas kesehatan setempat.

"Kejadian pernikahan dini ini sudah banyak berdampak pada masa depan anak - anak bangsa, terutama pada perempuan. Perempuan lebih utama mengalami kerugian terkait terjadinya pernikahan dini ini". Kata bapak Imam Supardi S.Sos.I

Jadi kita sebagai muda mudi yang berpendidikan dan memiliki motivasi hidup untuk mensukseskan diri sendiri harus bisa menghindari pernikahan dini. Dengan acara seminar yang di adakan di SMK PGRI Brati ini para mahasiswa KKN MB 004 IAIN KUDUS berharap agar pencegahan pernikahan dini dan pencegahan anak stunting dapat berjalan dan muda mudi yang ada di desa atau sekolahan ini dapat menghindari hal tersebut.