Sosialisasi Moderasi Beragama di SDN 1 Kronggen: KKN IAIN Kudus Bentuk Generasi Toleran Sejak Usia Dini

26 Oktober 2024
Administrator
Dibaca 80 Kali

 

Grobogan, 21 September 2024 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Kudus, dengan nomor kelompok KKN-IKMB 004 Desa Kronggen, Kecamatan Brati, telah berhasil melaksanakan sosialisasi moderasi beragama di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kronggen. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini pada siswa-siswi kelas 1 dan 2.

Moderasi beragama adalah sikap tengah-tengah yang menghargai semua agama dan keyakinan. Ini berarti kita harus saling menghormati, menghargai perbedaan, dan hidup berdampingan secara damai. Nilai-nilai inti dari moderasi beragama antara lain toleransi, saling menghormati, menghargai perbedaan, dan kerjasama.

Melalui berbagai kegiatan menarik seperti bercerita, Menyanyi, diskusi, dan pemutaran animasi, para mahasiswa KKN berhasil menyampaikan konsep moderasi beragama dengan cara yang mudah dipahami oleh anak-anak. Misalnya, melalui cerita tentang tokoh agama yang saling menghormati, atau bernyanyi sambil menari yang dalam lagunya menanamkan nilai toleransi antar umat beragama.

Salah satu siswa, [Zea], mengungkapkan, "Moderasi beragama adalah saling menyayangi antar umat beragama." Sentimen yang sama juga disampaikan oleh [Galih Wahyudi, S.Pd.], Kepala sekolah SDN 1 Kronggen, yang menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter siswa yang toleran dan menghargai perbedaan.

Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian. Dengan memahami nilai-nilai moderasi beragama, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi generasi muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan ikut serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kegiatan sosialisasi moderasi beragama ini merupakan langkah kecil namun berarti dalam upaya membangun masyarakat yang harmonis dan toleran. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan di sekolah-sekolah lain, sehingga nilai-nilai moderasi beragama dapat tertanam kuat dalam diri generasi muda Indonesia.